Blogger news

Active Search Results
Showing posts with label WAWASAN. Show all posts
Showing posts with label WAWASAN. Show all posts

Tuesday, July 17, 2012

Cara memotong kuku dan paruh kenari

cara memotong kuku kenari 
Cara memotong kuku atau paruh burung kenari

Burung kenari yang beranjak dewasa biasanya, dengan bertambah usianya, di ikuti pula dengan bertambah panjangnya kuku atau paruh kenari.
Para penangkar atau penghobi burung kenari sering kali mengeluhkan tentang kuku atau paruh burung kenari mereka yang terlalu panjang.
Selain burung kenari tidak sedap di pandang mata,kuku burung kenari yang terlalu panjang sering menyebabkan kuku kenari "menyakut/nyantel"dijeruji sangkar dan dapat membahayakan keselamatan kenari.
sementara untuk paruh yang memanjang pada bagian ujungnya seringkali menyebabkan burung kenari kesulitan dalam mematuk pakan.
Bahkan ada burung kenari yang selalu "meleset" dikarenakan antara paruh atas dan bawah tidak menutup pada titik vertikal yang sama.
burung kenari yang kita pelihara/yang ada didalam sangkar Berbeda dengan burung kenari yang ada di habitat aslinya,burung kenari peliharaan di sangkar memiliki kuku dan paruh yang memanjang karena dia tidak perlu lagi mengorek-ngorek atau mencari makan dengan kaki maupun paruhnya.
Dan juga tenggeran atau benda-benda apapun yang ada di dalam sangkar relatif sudah halus sehingga tidak menyebabkan kuku atau paruh terkikis.
Hal itu berbeda dengan burung kenari yang ada di habitat aslinya, yang sering kali bertengger atau mematuk-matuk benda keras apakah itu batu,kayu ataupun benda-benda yang keras dengan permukaan yang sama sekali tidak halus.
Berkaitan dengan permasalah itu,perlulah kiranya para penangkar/penghobi burung kenari lebih rajin lagi memelihara kondisi kuku dan paruh kenari.
antara lain dengan cara memotong atau menumpulkannya.

alat-alat yang diprsiapkan
memotong dengan alat




Berikut ini peralatan yang harus disiapkan untuk melakukan
pemotongan kuku atau paruh kenari :

  • Untuk burung kenari yang masih muda bisa kita gunakan gunting kuku untuk manusia.Sedangkan untukburung kenari yang telah dewasa atau kenari yang sudah sangat tua bisa kita siapkan pemotongkuku hewan kecil (biasanya digunakan untuk perawatan anjing dan kucing),yakni NAIL TRIMMER atau GRINDA putar yang kecil untuk mengasah atau menumpulkan.
  • Ambril atau amplas.
  • Sarung tangan (apa bila di butuhkan
  • Siapkan larutan silver nitrat(AgNO2) atau larutan ferric subsulfat[Fe2(S)2)3] dan batang berkapas (bisa juga cotton bud).Larutan ini kita siapkan bilamana terjadi pendarahan pada kuku atau paruh yang kita akan potong.Apabila tidak tersedia larutan itu bisa juga kita siapkan :
  • Kopi bubuk yang tidak mengandung gula
  • Larutan iodium atau bisa juga obat antiseptik yang bisa dengan mudah kita beli di pasaran.

bagian yang harus di potong













Tata cara memotong kuku atau paruh bisa di lakukan sebagai berikut :


  • Lakukan pemotongan kuku dan paruh kenari di ruangan tertutup hal ini untuk berjaga-jaga siapa tahu burung kenari yang saat kita akan potong kuku dan paruhnya terlepas
  • Pegang burung dari arah punggungnya.usahakan jangan sampai leher terputar dan usahkan pula Anda tidak memegang ataumenekan daerah dada pada burung kenari yang belum jinak atau burung yang masih liar/terlalu lincah,apabila burung kenari yang kita pegang terlalu di tekan pada bagian dada dapat menyebabkan burung kesulitan bernafas dan bisa menyebabkan kematian.
  • Potong atau tumpulkan kuku atau paruh dengan pemotong kuku untuk manusia atau gerinda yang telah disiapkan 2-3 mmke arah ujung (distal) dari batas kuku atau tulang yang "hidup"bila kita tidak dapat mengetahui mana kuku atau paruh yg hidup kita bisa terawang lewat lampu ygberwarna merah atau kelihatan ada darahnya itu yang hidup.

cara yang salah
           cara yang benar












PERHATIAN

(perhatikan perbedaan warna.antara tulang / kuku / paruh yang hidup dan mati yang hidup berwarna cerah, sedangkan yang mati berwarna agak keruh).

  • Jika Anda memotong kuku atau paruh kenari yang berwarna hitam harus lebih berhati-hati karena batas kuku atau paruh yang hidup dan mati sering sulit diamati.
  • Jika ini yang terjadi dan Anda tidak yakin batas mana yang ingin di potong maka sebaiknya di lakukan penumpulan saja bisa pakai dengan gerinda putar kecil atau bisa pula dengan amplas.
  • Jika Anda telah selesai memotong kuku atau paruh, rabalah. Jika bekas potongan terlalu tajam, Anda bisa mengamplasnya secara perlahan (agar burung tidak ngilu dan stres).
  • Jika burung terluka karena pemotongan mengenai kuku atau paruh yang hidup dan terjadi pendarahan, segera Anda teteskan larutan obat yang sudah di sediakan, atau yang saya praktek kan memakai kopi bubuk untuk menghentikan pendarahan
  • Pastikan darah tidak mengalir terus dari bagian yang terluka.

Demikian tips memotong paruh dan kuku burung.
Semoga pembahasan ini bermanfaat bagi para penangkar atau penghobi burung kenari.












Cari Artikel Seputar Burung yang Anda Inginkan Disini


Saturday, July 14, 2012

Istilah "F" Dalam kenari

Istilah Kenari:
lokal,impor, AF, F1, F2
Pertama-tama yang perlu di pahami mengenai "F " sendiri bisa diartikan sebagai keturunan.
Jika demikian F1 berarti merupakan keturunan ke 1 sedangkan F2 adalah keturunan ke 2 dan begitu seterusnya.
Namun tidak semua keturunan yang dihasilkan oleh sepasang indukan kenari dapat dikatakan demikian,simbol "F" ini dapat digunakan jika hasil keturunannya di dapat dari persilangan kenari, yang artinya adalah berasal dari perkawinan silang antara kenari dengan jenis yang berbeda. Jika dimulai dari hukum dasar makan F ini sebenarnya berasal dari hasil perkawinan antara 1 pasang indukan. Jadi mungkin gambarannya adalah begini :


P (parental) x P (parental) = F1 (ini berlaku dalam sistem hybrid ataupun perkawinan sesama jenis).


Dari teori diatas dapat diturunkan lagi menjadi sebuah "Family Tree" yang berasal dari indukan sesama
jenis misal :
(yorkshire x yorkshire) ataupun beda jenis (yorkshire x lizard, waterslager x blackthroat).
Sehingga menghasilkan F1 atau keturunan pertama.
Tentu saja F1 dari dua contoh perkawinan tersebut menghasilkan sifat genetika yang berbeda.
Secara umum F2 akan membawa sifat yang lebih random dalam perkawinan hybrida.
Namun istilah F sendiri masih terbilang rancu dan kurang spesifik dalam ranah peternakan kita sehingga kadang membuat orang bingung. Misalnya saja F1 dihasilkan dari perkawinan antara kenari yorkshire dengan kenari lokal dan F2 dihasilkan dari perkawinan kenari yorkshire dengan F1.
 Berikut ini penjelasan mengenai hasil keturunan dan persilangan kenari dengan acuan trah kenari yorkshire x lokal sebagai contoh fixed strain dan final strain:
~Perkawinan kenari yorkshire dengan kenari lokal (kenari besar dengan kenari kecil) menghasilkan F1
~F2 dihasilkan dari perkawinan antara kenari yorkshire (indukan dari F1) dengan kenari F1
~Hasil dari perkawinan antara kenari F2 dengan kenari indukan kenari F1 menghasilkan keturunan ke 3 atau yang disebut dengan F3.
Sumber lain mengatakan bahwa kenari F3 dapat dihasilkan dari perkawinan sesama keturunan F2
-F4 dihasilkan dari kenari F3 yang dikawinkan dengan salah satu induk dari F2
~Keturunan F4 jika dikawinkan dengan sesama keturunan F4 akan menghasilkan F5.
Keturunan ke 5 atau F5 bisa juga dihasilkan dari perkawinan antara F3 dan F4
~ Jika keturunan F5 dikawinkan dengan induk dari keturunan F4 maka akan menghasilkan F6 dan inilah yang disebut sebagai fixed strain
~Sebagai tambahan, kenari AF di hasilkan dari keturunan F1/F2 di kawinkan dengan kenari lokal atau kenari non fix strain dalam 3 tingkatan ke depan.
Dengan kata lain perkawinan sesama non fix strain akan menghasilkan keturunan yang disebut AF.
Catatan :
(indukan tidak hanya/harus dari kenari yorkshire saja melainkan dari semua jenis kenari,seperti : lanchasire, border,roller,gloster dll dengan acuan rumus keturunan yang sama pula).
Fixed strain sendiri dijelaskan sebagai suatu sifat permanen yang melekat pada kenari.
Dengan fixedstrain ini maka akan didapat sifat-sifat permanen yang meliputi volume suara,bentuk dan warna.
Jika selama ini kita sering mendapati kenari F1 dengan postur yang berbeda-beda itu di mungkinkan karena belum adanya fixed strain.
Final Strain,Static Strain dan Degradation.
Jika seandainya yorkshire di kawinkan dengan lokal (ys x lokal) maka sebutan yang umum untuk hasil keturunannya adalah F1 ys. Kita berandai bahwa F1 ys ini mewarisi 50% sifat dari ys dan selanjutnya F2 mewarisi 70%-75% sifat ys sedangkan F4 mewarisi lebih dari 90% sifat ys.
Kita akan mendapat static strain atau jenis statis jika perkawinan sesama F4 terjadi atau dengan kata lain F4 x F4. Jika F6=final strain maka dengan kata lain F6 itu bisa disebut sebagai jenis baru kenari.
Dalam perkembangannya peternak sering mengawinkan secara monohibrid yang misalnya saja F1 dikawinkan dengan F1. Adapun keterangan untuk menanggapi hal tersebut.
Jika F1 x F1 maka istilah umumnya anakannya akan disebut AF dimana hereditas fenotipe dari indukannya akan berkurang.
Jika F1 disilangkan dengan lokal maka istilah keturunannya akan disebut sebagai lokal super di mana degradasi sifat dari indukannya akan semakin terlihat.
Jika lokal super disilangkan dengan lokal maka anakannya akan di sebut sebagai lokal.
Dilema Nama Keturunan Perkawinan Kenari Saat ini yang menjadi banyak perdebatan adalah soal perkawinan monohibrid dimana sesema kenari yang belum final strain dikawinkan.
Misalnya saja tentang masalah nama dari keturunan F1 x F1, beberapa pendapat mengemukakan bahwa hasil dari perkawinan itu disebut AF. Dengan kata lain perkawinan sesama jenis non fix strain disebut
AF.
Asumsi ini diperkuat dengan teori gen hereditas fenotipe yang semakin luntur jika sesama non fix
strain dikawinkan, selain itu filial dari fixed strain (contoh yorkshire) (F) yang berada di depan biasanya adalah sebagai pengangkat pamor dan dianggap lebih tinggi. Namun beberapa sumber juga mencatat bahwa F1 x
F1 disebut F2, ini didasarkan pada F yang berarti Filial bersifat turun temurun, terus mana yang benar?
Beberapa peternak senior mengatakan kepada saya bahwa janganlah kita terlalu mempermasalahkan hal ini sebab di Indonesia sendiri masih dalam taraf setengah jalan yang artinya untuk menamai keturunan tersebut diperlukan pembuktian rantai keturunan secara rinci dan detail seperti halnya di luar negeri.
Adapun beberapa asumsi dan kerancuan yang teramat sangat membingungkan yang berkembang di kalangan peternak dan penghobi,
contohnya :
F1 x F1 = AF11. Ini dikarenakan F belum merupakan final strain
sehingga asumsinya adalah hasil perkawinan tersebut disebut AF. Angka sebelas/11 menunjukkan bahwa itu adalah hasil perkawinan antara sesama keturunan pertama. Jadi : F2 xF2 = AF22 dst.
Kenari disilangkan dengan blacktroat sehingga anakannya disebut blacken, kenapa tidak biasa disebut sebagai F1? ini dikarenakan pada perkembangannya peternak sering menyilangkan kenari yang sudah fixed strain ataupun belum fix strain dengan blackthroat.
Jika :
F1 ys x blackthroat makaanakannya akan disebut apa?
Mengawinkan sesama kenari yang belum fix strain namun berbeda jenis.
Misalnya saja hasil perkawinan antara :
yorkshire x lokal dikawinkan dengan hasil perkawinan lizard x waterslager,disebut apakah anaknya?
F1 ys x lizard,anakannya disebut apa?
Ys x lokal = F1 Lokal?
Untuk menjawab pertanyaan yang belum bisa dijawab secara rinci oleh beberapa teman saya yang sudah bertahun-tahun mendalami kenari ini, lebih baik kita jangan dipusingkan dengan itu. Setiap peternak memberi nama keturunannya dikarenakan untuk membuktikan silsilah dari keturunan tersebut.
Jika kita adalah seorang peternak yang menekuni bidang fix strain maka bisa jadi kita bisa membuktikan rantai regenerasi secara rinci,namun jika tidak maka asumsi yang beredar di masyarakat sekarang toh tidak seratus persen salah.
Jadi setiap peternak wajib mempertanggung jawabkan hasil dari ternakannya yang kemudian dapat menunjukkan mana indukannya.
Karena kita selama ini mengacu kepada pendekatan gen dominan dari indukan fixed strain maka dalam perjalanannya jika menyilangkan sesama non fixed strain akan terjadi kerancuan yang telah kita alami sekarang.
Jadi akan lebih baik kita melihat secara nyata tentang masalah kualitas si burung itu sendiri yang
meliputi postur,suara dan karakter.


mungkin hanya itu yg saya ketahui bilamana nanti saya menemu artikel yang lebih mudah dimengerti saya akan coba mengulas kembali tentang istilah "F".